Jumat, 26 September 2014


Panggilan Jiwa Sang Pendidik  Dalam Melestarikan Kearifan Budaya Lokal


Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi, masyarakat justru seakan akan lupa dengan cikal bakal diri kita sendiri.  Mereka hampir tak berfikir tentang  dari mana kita namun justru berorientasi kemana kita.  Dan banyak diantara mereka berpendapat masa lalu hanyalah kenangan.

Prinsip – prinsip itulah yang akhirnya melupakan siapa kita, sejarah kita, rumah kita dahulu, baju kita dahulu kala.  Mungkin di lain tempat tak semua orang memilik pakaian adat.  Dan tak semua orang memakai pakaian adat. Mungkin sesekali mereka memakainya karena adanya acara hajatan itupun pakaian yang mereka kenakan bukan milik pribadi namun milik persewaan pakaian adat.  Dan lambat laut, anak cucu kita tak akan pernah tahu, apa itu pakaian adat.

Demikian tak terjadi di kota Istimewa, Yogyakarta. Yang mana setiap Kamis paing, hari yang dipilih oleh pemerintah kota yogya untuk para warga baik laki – laki atau perempuan baik pekerja maupun pelajar,  diwajibkan untuk memakai pakaian jawa.  Surjan, blangkon untuk kaum pria dan kebaya untuk kaum wanita.  Sehingga mewajibkan para pelajar ataupun pekerja untuk memilikinya.
Dan ketika saya bertandang di sebuah SMP Negeri  3 Yogyakarta, yang kebetulan tak jauh tempatnya dengan kraton Yogya.  Saya terharu ketika tanpa sengaja terlihat di mata saya, seorang siswa menyalami sang  guru, namun karena sang guru melihat anak didiknya memakai blangkon kurang sempurna, maka sang gurupun membenahinya dengan rasa penuh kasih sayang. Lalu sang murid mencium tangan kanan sang guru tersebut.  Sungguh luar biasa .

Dulu ketika saya masih duduk di bangku SMA di Sragen, Jawa Tengah,  saya pernah berfikir  ... “jika para sesepuh meninggal, siapa lagi yang akan menggunakan surjan, blangkon, kebaya dan siapa juga yang akan menggunakan bahasa jawa kromo inggil dalam acara – acara budaya”.   Namun begitu saya meninggalkan kota itu, untuk melanjutkan study dan menetap di sini. Pikiran – pikiran yang pernah mengisi ruang batin saya ketika itu, terjawab sudah.

Kitalah yang harus melestarikan warisan budaya itu, jangan sampai anak cucu kita tidak mengenal  asal muasal kita.  Dan jika banyak para warga asing yang tertarik dan belajar tentang budaya di sini,  lalu untuk apa kehidupan  sosial kita menyamakan bahkan menganggap diri kita  kurang pergaulan jika kehidupan kita tak seperti orang –orang luar negeri.  

Mari Yogya, agar selalu istimewa  .... 

Sekilas ulasan bahwa  Surjan itu adalah pakaian adat kerajaan Mataram yang pada awalnya didesign khusus oleh Sunan Kaliojogo.  Untuk pakaian khas kerajaan Mataram. Namun konon sejarah berkata jika kerajaan Mataram  pecah terbagi menjadi dua,  yaitu kerajaan Ngayogyakarto  (Yogyakarta) dan kerajaan Surakarto (Surakarta  yang sekarang lebih dikenal  Solo).  Dalam pembagian aset kerajaan pakaian kerajaan yang bernama Surjan jatuh ke tangan kerajaan Ngayogyakarto.  Dan akhirnya  agar tidak terjadi pertengkaran saudara maka kerajaan Surakarta menciptakan pakaian adat sendiri yang di design oleh Belanda,  yang secara keseluruhan hampir mirip dengan surjan namun ada bagian – bagian tertentu yang berbeda, begitu juga dengan bahan kain dalam pakaian kerajaan tersebut.  Dan Beskap nama dari pakaian adat kerajaan Surakarta. Yang beskap itu sendiri berasal dari bahasa Belanda yaitu beschaafd.






Senin, 10 Februari 2014

Pengertian FOUNDER DAN CEO

saya sangat penasaran dengan istilah Founder dan CEO tersebut.  Hampir 3 minggu, saya searching arti kebenaran dari istilah itu. Akhirnya saya pun menemukan jawabannya. Dari berbagai buku dan browsing di internet.

Akhirnya saya pun menyimpulkan, jika  CEO : Chief Executif Officer, yaitu seorang yang memimpin dan bertanggung jawab atas kelangsungan perusahaan. Sedangkan Founder adalah adalah pendiri perusahaan. Namun akhir-akhir ini muncul istilah CO Founder. Menurut pengertian saya CO Founder adalah jika pendiri dari perusahaan tersebut ada 2 orang. Ambil contoh Maman dan Upid telah mendirikan perusahaan Tour dan Travel's, maka keduanya di sebut CO Founder.

Ada pengertian lain, jika CO Founder mempunyai arti adalah orang kedua yang memiliki saham dalam perusahaan tersebut.

Terimakasih, semoga bermanfaat.


Rabu, 08 Januari 2014

what is accident??

accident, orang mengenal dengan kecelakaan. Apa penyebabnya? .. jawabnya, smua di luar akal fikiran sehat manusia. Kita tak pernah tahu dan kita tak pernah mau jika ada penawaran sebelumnya. Yang duduk di dalam rumahpun tanpa naik kendaraan bermotor, bisa celaka. Sebagai contoh, tiba-tiba kejatuhan atap. Lalu terluka pada sekujur tubuh.

saya seorang perawat, ilmu yang saya pelajari yaitu orang kecelakaan kemudian sakit atau terluka pada sebagian atau sekujur tubuhnya, dikarenakan tubuh kita tak mampu beradaptasi dengan lingkungan. Logikanya kita jatuh, tubuh tak mampu beradaptasi dengan aspal, sehingga kita tergores. Tergantung dari pelan atau kerasnya benturan tubuh kita ke aspal.
Ini logika dan akal fikiran sehat manusia berkata.

Lalu, bagaimana dengan orang jatuh dari jembatan, masuk ke sungai tanpa ada memar sedikitpun. Atau orang terpeleset dari puncaknya pegunungan lalu jatuh hingga ke lembah, tanpa luka.

Apa jawaban kita???

dan saya hanya bisa menjawab seperti yang saya tulis di bait pertama. Jika, semua itu di luar kemampuan manusia.

regards, wiwiek dian

Hidup Bukan Pilihan

Kebanyakan manusia berkata bahwa hidup adalah pilihan. Namun saya tidak berpendapat seperti itu, perjuangan dan lika-liku hidup saya, yang sesungguhnya dramatis seperti sebuah sandiwara radio  ataupun judul lagu. Tak pernah, ada waktu untuk saya memilih. Karena saya pernah lakukan itu , dengan kekuatan hati  dan saya wujudkan dengan gerakan-gerakan tangan dan kaki saya, namun pilihan saya tak diijinkan oleh Tuhan. Di situ akhirnya saya berani berkata jika "manusia ibarat pasir diatas kertas, yang di bawahnya ada sebuah magnit. Magnit itupun sesuka hati, menggerakkan pasir-pasir di atas kertas. mau tidak mau, pasir pun bergerak sesuai arah magnit, dan Magnit itu adalah Tuhan kita".
Lalu siapa yang berani dengan Tuhan kita, yang sesungguhnya otak dan fikiran kitapun dalam kuasaNya.
Tuhan Maha Besar .. percaya atau tidak .. Dia selalu ada untuk kita.
thnk u all,
salam .. wiwiek dian.